Mengenal Apa Itu Multazam dan Keutamaannya dalam Islam

Multazam adalah salah satu tempat yang memiliki keutamaan khusus di dalam Masjidil Haram, Makkah. Terletak di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, tempat ini diyakini sebagai lokasi mustajab untuk berdoa.

Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa doa yang dipanjatkan di Multazam memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Multazam dalam Hadis

Dari Abu Az-Zubair dan Ibnu Abbas, bahwasanya ia berkata:

المُلْتَزَمُ مَوضِعٌ يُسْتَجَابُ فِيهِ الدُّعَاءُ، مَا دَعَا اللهَ فِيهِ عَبْدٌ إِلَّا اسْتَجَابَهُ.

Artinya: “Multazam adalah tempat antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Ketika seseorang berada di tempat tersebut sembari meminta sesuatu kepada Allah, niscaya Allah akan memberinya.” (HR. Al-Baihaqi)

Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas berkata:

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: الْمُلْتَزَمُ مَوضِعٌ يُسْتَجَابُ فِيهِ الدُّعَاءُ.

Artinya: “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Multazam adalah tempat yang mustajab untuk berdoa. Tidaklah berdoa seorang hamba kepada Allah melainkan pasti Dia mengabulkannya.’”

Keutamaan Multazam

Multazam merupakan salah satu tempat paling utama untuk bermunajat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Para sahabat dan ulama juga meyakini keistimewaan tempat ini. Ibnu Abbas mengatakan:

وَاللهِ مَا دَعَوْتُ اللهَ فِي الْمُلْتَزَمِ بِشَيْءٍ إِلَّا اسْتَجَابَ لِيَ.

Artinya: “Demi Allah, sekali-kali aku tidak pernah berdoa di Multazam melainkan Allah mengabulkan doaku.”

Senada dengan itu, Amru bin Dinar berkata:

وَاللهِ لَا شَيْءٌ مِنْ أَمْرِي ذَكَرْتُهُ فِي دُعَائِي بِالْمُلْتَزَمِ إِلَّا قَضَاهُ اللهُ لِيَ.

Artinya: “Demi Allah, tidak ada satu pun urusan penting yang kusebut dalam doaku di Multazam melainkan Allah pasti mengabulkannya.”

Jamaah haji dan umrah kerap kali mendatangi Multazam setelah menyelesaikan thawaf untuk berdoa. Beberapa tata cara berdoa di Multazam sesuai sunnah adalah:

  1. Menempelkan dada, pipi, serta kedua tangan ke dinding Ka’bah.
  2. Menghadap ke arah Multazam dengan penuh khusyuk.
  3. Memohon ampunan dan keberkahan kepada Allah SWT.
  4. Membaca doa yang telah diajarkan oleh para ulama.
Baca Juga:  Muthawif: Pengertian, Peran, dan Tanggung Jawabnya

Doa Mustajab di Multazam

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca di Multazam, menurut Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar (1/195), adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَكَ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَكَ، أَحْمَدُكَ بِجَمِيْعِ مَحَامِدِكَ مَا عَلِمْتُ مِنْهَا وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَعَلَى جَمِيْعَ نِعَمِكَ مَا عَلِمْتُ مِنْهَا وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَعَلَى كُلِّ حَالٍ.

Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu pujian, (dengan) pujian yang meliputi seluruh anugerah-Mu. Aku bersyukur pada-Mu atas segala macam pemberian-Mu, baik yang kuketahui ataupun yang tidak kuketahui, dan atas segala nikmat-Mu, baik yang kuketahui ataupun yang tidak kuketahui, dan atas segalanya.”

BACA JUGA: Doa Masuk Masjidil Haram, Jamaah Wajib Tahu!

Tempat Penting Lainnya di Sekitar Ka’bah

Selain Multazam, beberapa tempat lain di Masjidil Haram juga memiliki keutamaan tersendiri, seperti:

1. Rukun

Ka’bah memiliki empat sudut yang dikenal sebagai rukun:

  • Rukun al-Aswad (sudut Hajar Aswad)
  • Rukun Yamani (menghadap ke Yaman)
  • Rukun Iraqi (menghadap ke Irak)
  • Rukun Syami (menghadap ke Syam/Syria)

2. Hajar Aswad

Batu hitam yang terletak di sudut Rukun Yamani, yang menurut riwayat berasal dari surga. Jamaah dianjurkan untuk mencium, menyentuh, atau melambaikan tangan ke arahnya saat thawaf.

3. Pintu Ka’bah

Pintu Ka’bah saat ini terbuat dari emas murni dengan berat sekitar 280 kilogram dan merupakan hadiah dari Raja Khalid bin Abdul Aziz.

4. Hijr Ismail

Area berbentuk setengah lingkaran yang menjadi bagian dari Ka’bah. Di sinilah, Nabi Ismail AS dan ibunya Siti Hajar pernah tinggal. Banyak jamaah berdoa dan melaksanakan shalat di tempat ini.

BACA JUGA: Mengapa Mekkah dan Madinah Disebut Tanah Haram?


Multazam adalah salah satu lokasi paling mustajab untuk berdoa di Masjidil Haram. Banyak hadits dan riwayat sahih yang menegaskan bahwa doa yang dipanjatkan di sini memiliki keistimewaan khusus. Oleh karena itu, jamaah haji dan umrah selalu memanfaatkan momen di tempat ini untuk memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga:  Inilah 10 Nama Lain Madinah yang Perlu Diketahui