Bacaan Doa Umrah Mabrur dan Artinya

Umrah adalah ibadah yang mulia dan memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Salah satu harapan terbesar bagi setiap jamaah umrah adalah meraih status umrah mabrur, yaitu umrah yang diterima oleh Allah SWT.

Lalu, apa sebenarnya makna umrah mabrur, dan bagaimana doa yang bisa kita panjatkan untuk meraihnya? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Umrah Mabrur?

Umrah mabrur adalah ibadah umrah yang diterima oleh Allah SWT. Ibadah ini tidak hanya sekadar memenuhi syarat sah secara lahiriah, tetapi juga harus disertai dengan keikhlasan hati, mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW, serta menjauhi segala bentuk dosa.

Salah satu tanda umrah mabrur adalah meningkatnya keimanan seseorang setelah pulang ke tanah air. Jamaah yang meraih umrah mabrur akan lebih rajin beribadah, menjauhi perbuatan maksiat, bergaul dengan orang-orang saleh, dan lebih giat mempelajari Al-Qur’an.

Doa Umrah Mabrur: Menghindari Riya dan Sum’ah

Salah satu tantangan terbesar dalam ibadah umrah adalah menghindari sifat riya (ingin dipuji) dan sum’ah (ingin dikenal). Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus agar ibadah kita terhindar dari dua sifat tercela ini.

Berikut doa yang bisa diamalkan:

Doa:
اللَّهُمَّ حَجَّةً لَا رِيَاءٌ فِيهَا وَلَا سُمْعَةً
Latin:
 Allahumma hajjatan laa riyaa an-fiihaa wa laa sum’atan
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah haji yang tidak ada riya’ dan sum’ah di dalamnya.” (HR Ibnu Majah)

Doa ini bisa dibaca kapan saja, terutama saat sedang menjalankan ibadah umrah.

Doa Umrah Mabrur Saat Thawaf

Saat melakukan thawaf (mengelilingi Ka’bah), ada doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca. Berdasarkan hadits dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut pada tiga putaran pertama saat berlari-lari kecil (sa’i):

Baca Juga:  Inilah Doa dan Zikir yang Dianjurkan Selama Umrah

Doa:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَبًّا مَبْرُورًا – أَوْ عُمْرَةً مَبْرُورَةً – وَذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا
Latin:
 Allahummaj-‘alhu hajjan mabruuran au ‘umratan mabruuratan wa dzanban maghfuuraw-wasa’yan masykuuraa.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ini sebagai haji yang mabrur atau umrah yang mabrur, dosa yang diampuni, dan sa’i yang disyukuri.”

Untuk umrah, Anda bisa mempersingkat doa tersebut menjadi:

Doa:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ عُمْرَةً مَبْرُورَةً – وَذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا
Latin:
 Allahummaj-‘alhu ‘umratan mabruuratan wa dzanban maghfuro-wa sa’yan masykura.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah ini sebagai umrah yang mabrur, dosa yang diampuni, dan sa’i yang disyukuri.”

Pada putaran keempat hingga ketujuh, Anda bisa membaca doa berikut:
Doa:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ عَمَّا تَعْلَمُ وَأَنْتَ الْأَعَزُ الْأَكْرَمُ ، اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Artinya:
 “Ya Allah, ampunilah, sayangilah, dan maafkan dari apa-apa yang Engkau ketahui. Engkau Maha Perkasa lagi Mulia. Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebajikan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.” (HR Sunan Al-Baihaqi Al-Kubra)

Ciri-Ciri Umrah Mabrur

Setelah meraih umrah mabrur, seseorang akan merasakan perubahan positif dalam hidupnya. Beberapa cirinya antara lain:

  1. Meningkatnya Keimanan: Ibadah menjadi lebih khusyuk dan konsisten.
  2. Menjauhi Maksiat: Lebih berhati-hati dalam menjaga diri dari perbuatan dosa.
  3. Bergaul dengan Orang Saleh: Lebih memilih lingkungan yang mendukung kebaikan.
  4. Rajin Mengaji: Semangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an semakin tinggi.

BACA JUGA: Bacaan Doa untuk Orang Pulang Umrah


Umrah mabrur bukan sekadar impian, tetapi bisa diwujudkan dengan niat yang tulus, ibadah yang benar, dan doa yang dipanjatkan dengan penuh harap. Dengan mengamalkan doa-doa di atas, semoga ibadah umrah kita diterima oleh Allah SWT dan membawa berkah dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Apa itu Sa'i dalam Umrah? Ketahui Hukum hingga Tata Caranya

Dengan memahami makna dan doa umrah mabrur, semoga perjalanan spiritual Anda ke Tanah Suci semakin bermakna dan membawa perubahan positif dalam hidup. Aamiin.